| Nama merek: | DLX |
| Nomor Model: | Kabel ekstensi termokopel tipe k |
| MOQ: | 5 |
| Ketentuan Pembayaran: | L/C, T/T, Serikat Barat |
| Kemampuan Pasokan: | 300 ton per bulan |
Tipe K / J / E / N / T / R / S / B kabel ekstensi termokopel dengan lapisan PVC untuk kisaran suhu -20 ~ 100 ° C
Prinsip pengukuran suhu kawat kompensasi termokopel
Fungsi kabel kompensasi untuk termokopel adalah untuk memperpanjang elektroda termoelektrik, yaitu, memindahkan ujung dingin dari termokopel,dan menghubungkannya dengan instrumen tampilan untuk membentuk sistem pengukuran suhuProduk ini terutama digunakan dalam berbagai perangkat pengukuran suhu dan telah banyak digunakan di departemen seperti minyak bumi, kimia, metalurgi, dan tenaga.
Secara umum, termokopel mungkin beberapa puluhan meter dari termometer,dan suhu di ujung dingin (outlet) dari termokopel berbeda dari suhu sekitar termometer (bahkan sampai beberapa puluh derajat).
Jika kawat tembaga biasa digunakan, menurut prinsip termokopel, persimpangan akan menghasilkan potensi termoelektrik, yang akan menghasilkan kesalahan pengukuran.
Masalah penurunan tegangan kabel transmisi jarak jauh disebabkan oleh impedansi input tinggi dari termometer,arus transmisi kecil (tingkat mikro A) yang dihasilkan oleh termokopel (tingkat milivolt)Jadi ada pemancar termokopel yang input sinyal termokopel dan output 4-20mA,yang memungkinkan transmisi jarak jauh tanpa mengkompensasi kabel.
Jika kawat kompensasi digunakan (yang harus sesuai dengan nomor gradasi termokopel),bahan logam yang digunakan dapat menghasilkan potensi termoelektrik terkecil mungkin di titik kabel dan meminimalkan kesalahan pengukuran suhu sebanyak mungkinArtinya, pindahkan ujung dingin dari termokopel ke termometer.
|
Dilengkapi dengan termoelektrik bahkan nomor kelulusan |
umum ((G)
|
tahan panas ((H)
|
||
|
Umum
|
Keakuratan (S)
|
Umum
|
Keakuratan (S)
|
|
|
S
|
SC-G
|
SC-GS
|
SC-H
|
...
|
|
N
|
NC-G
|
NC-GS
|
NC-H
|
NC-HS
|
|
K
|
NC-G
|
NC-GS
|
NC-H
|
...
|
|
KC2-G
|
KG2-GS
|
KC2-H
|
KC2-HS
|
|
|
KX-G
|
KX-GS
|
KX-H
|
KX-HS
|
|
|
E
|
Eks-G
|
EX-GS
|
EX-H
|
EX-HS
|
|
J
|
JX-G
|
JX-GS
|
JX-H
|
JX-HS
|
|
T
|
TX-G
|
TX-GS
|
TX-H
|
TX-HS
|
| ASTM | ANSI | IEC | DIN | BS | NF | JIS | GOST |
| (American Society for Testing and Materials) E 230 | (Institut Standar Nasional Amerika) MC 96.1 | (Standar Eropa oleh International Electrotechnical Commission 584) 1/2/3 | (Deutsche Industrie Normen) EN 60584 -1/2 | (Standar Inggris) 4937.1041, EN 60584 - 1/2 | (Norme Française) EN 60584 -1/2 - NFC 42323 - NFC 42324 | (Standar Industri Jepang) C 1602 - C 1610 | (Unifikasi Spesifikasi Rusia) 3044 |
Kisaran suhu kerja
| Diameter/mm | Suhu kerja lama /oC | Suhu kerja jangka pendek /oC |
| 0.3 | 700 | 800 |
| 0.5 | 800 | 900 |
| 0.8,1.0 | 900 | 1000 |
| 1.2,1.6 | 1000 | 1100 |
| 2.0,2.5 | 1100 | 1200 |
| 3.2 | 1200 | 1300 |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||